• BERANDA
  • BERITA
  • PERMOHONAN INFORMASI
    • PERMOHONAN INFORMASI PUBLIK
    • PERMOHONAN KEBERATAN INFORMASI
    • TRACKING PERMOHONAN
  • DIP
    • DATA INFORMASI PUBLIK BERKALA
    • DATA INFORMASI PUBLIK SETIAP SAAT
    • DATA INFORMASI PUBLIK SERTA-MERTA
    • DATA INFORMASI PUBLIK DIKECUALIKAN
  • SAQ
    • Sarpras
    • Jenis Info
    • Kualitas Info
    • Digitalisasi
    • Komitmen Org
    • PBJ
  • PPID PELAKSANA
  • 26 Juni 2026
  • By Admin PPID

PIP Cair, Pati Bidik Tambahan Hingga Seribu Bantuan Kuota di 2027

PATI - Pemerintah Kabupaten Pati memastikan penyaluran Program Indonesia Pintar (PIP) bagi 452 siswa jenjang MI, MTs, dan MA berjalan tepat sasaran. Dalam kegiatan penyerahan bantuan yang digelar di Pendopo Kabupaten Pati, Minggu (21/6/2026), Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra bahkan mengungkapkan rencana peningkatan kuota penerima PIP menjadi 1.000 siswa di depan tahun guna memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.
 
Kegiatan tersebut terdiri dari Anggota DPR RI Eva Monalisa, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Pati Ahmad Syaiku, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Pemimpin Cabang BRI Pati, serta ratusan siswa penerima bantuan dan guru pendamping dari berbagai wilayah di Kabupaten Pati.
 
“Terima kasih kepada Ibu Eva Monalisa yang terus mendukung penyaluran Program Indonesia Pintar di Kabupaten Pati. Bantuan ini sangat penting untuk membantu keberlangsungan pendidikan anak-anak kita,” ujar Chandra.
 
Ia menjelaskan bahwa pendidikan merupakan salah satu sektor prioritas pembangunan daerah. Oleh karena itu, berbagai upaya akan terus dilakukan untuk memperluas kesempatan belajar bagi generasi muda, termasuk melalui sinergi dengan pemerintah pusat.
 
“Kita ingin anak-anak Pati memiliki bekal ilmu pengetahuan, mampu menguasai teknologi, namun tetap memiliki fondasi akhlak yang baik. Itulah modal utama untuk menghadapi masa depan,” tegas Chandra.
 
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Pati juga menaruh perhatian besar terhadap peningkatan kualitas layanan dasar masyarakat.
 
Selain sektor pendidikan, Chandra menyebut pemerintah daerah saat ini juga terus berupaya mempercepat pemulihan infrastruktur yang berdampak pada bencana banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah Kabupaten Pati.
 
“Kami menargetkan perbaikan infrastruktur yang terdampak bencana dapat diselesaikan secara bertahap pada periode 2027 hingga 2028 agar aktivitas masyarakat semakin lancar,” imbuhnya.
 
Sementara itu, Eva Monalisa menegaskan bahwa Program Indonesia Pintar merupakan bentuk kehadiran negara untuk membantu peserta didik dari keluarga yang membutuhkan agar tetap dapat melanjutkan pendidikan.
 
“Jangan pernah menyerah karena keterbatasan ekonomi. Gunakan ini dengan baik untuk mendukung proses belajar dan mencapai cita-cita setinggi mungkin,” pesan Eva kepada para siswa.
 
Sebagai tindak lanjut, Chandra menyatakan komitmennya untuk terus mendampingi dan berkolaborasi dengan Eva Monalisa dalam memperjuangkan berbagai program pemerintah pusat agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat Kabupaten Pati. 
 
Upaya tersebut termasuk mendorong peningkatan jumlah penerima PIP dari 452 siswa menjadi sekitar 1.000 siswa pada tahun mendatang.





Powered by Froala Editor

Memperoleh informasi adalah hak asasi manusia, dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Pasal 28 f, disebutkan bahwa setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya, serta berhak untuk mencari, memperoleh, memiliki, dan menyimpan informasi dengan menggunakan segala jenis saluran yang tersedia.

Link Terkait

  • Darsini
  • Open Data
  • SPBE

Waktu Pelayanan

Senin - Kamis
08.00 - 14.30 WIB
Jum'at
08.00 - 12.00 WIB
Telp.
(0295) 381127
Fax.
(0295) 386014

Lokasi

Dinas Komunikasi dan Informatika

JL. RA. Kartini No. 1A Pati,
Jawa Tengah, Kode Pos : 59111