- 06 Juli 2026
- By Admin PPID
Masyarakat Pati Diajak Peduli Kesehatan Mental Ibu
PATI – Menjaga kesehatan mental ibu bukan hanya menjadi tanggung jawab perempuan, tetapi juga seluruh anggota keluarga dan masyarakat, terutama bagi sosok ayah. Penegasan itu disampaikan Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, saat Pengarahan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat dalam rangka Hari Kesatuan Gerak PKK Ke-54 bertema Merawat Kesehatan Mental Ibu sebagai Pilar Ketahanan Keluarga di Pendopo Kabupaten Pati, Jumat (3/7/2026).
Kegiatan yang dihadiri TP PKK Kabupaten Pati bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Pati itu diikuti jajaran pengurus PKK, kader PKK, dan organisasi kewanitaan.
Chandra menegaskan, kesehatan mental ibu merupakan fondasi lahirnya keluarga yang harmonis, sehat, dan sejahtera. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh keluarga membangun lingkungan yang saling mendukung agar para ibu mampu menjalankannya secara optimal.
“Menjaga kesehatan mental adalah tanggung jawab bersama. Ayah harus hadir memberikan dukungan kepada istri agar tercipta keluarga yang harmonis, sehat, dan sejahtera,” ujar Chandra.
Ia juga mengingatkan pentingnya membangun komunikasi yang baik di dalam keluarga serta membiasakan aktivitas positif. Menurutnya, penggunaan teknologi dan media sosial harus dilakukan secara bijak agar informasi yang diterima maupun disebarluaskan tidak menimbulkan kesalahpahaman.
“Orang tua harus menjadi sahabat bagi anak-anaknya. Dampingi tumbuh kembang mereka dan bijaklah dalam menyaring informasi dari media sosial,” katanya.
Sementara itu, Plt Ketua TP PKK Kabupaten Pati, Dwi Risma Ardhi Chandra, menyampaikan bahwa penguatan kesehatan mental ibu merupakan bagian penting dalam membangun keluarga yang berkualitas. Melalui kegiatan ini, PKK ingin meningkatkan pengetahuan sekaligus memperkuat peran perempuan sebagai penggerak kesehatan keluarga dan masyarakat.
“Semoga ilmu yang diperoleh hari ini dapat diterapkan di lingkungan keluarga masing-masing sehingga mampu melahirkan keluarga yang sehat, kuat, dan saling mendukung,” ujar Dwi.
Pada kesempatan tersebut, peserta juga mendapatkan materi dari Psikolog Klinis RSUD RAA Soewondo Pati, Siti Fathurrohmah, S.Psi., Psikolog. Ia menjelaskan bahwa ibu sering menghadapi beban ganda sebagai pengasuh, pengelola rumah tangga, pekerja, sekaligus pelaku kegiatan sosial sehingga berisiko mengalami burnout (stres berat dalam pekerjaan-red), serta kelelahan emosional jika tidak dikelola dengan baik.
Kenali tanda-tanda kelelahan mental, lakukan perawatan diri, dan jangan ragu mencari bantuan profesional atau bercerita kepada orang yang tepat. Dukungan suami dan keluarga menjadi kunci menjaga kesehatan mental ibu,” jelasnya.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Pati bersama TP PKK berharap semakin banyak keluarga yang memahami pentingnya kesehatan mental ibu sebagai pilar ketahanan keluarga sekaligus menjadi bagian dari upaya mewujudkan masyarakat Kabupaten Pati yang sehat dan berkualitas.
Powered by Froala Editor
