• BERANDA
  • BERITA
  • PERMOHONAN INFORMASI
    • PERMOHONAN INFORMASI PUBLIK
    • PERMOHONAN KEBERATAN INFORMASI
    • TRACKING PERMOHONAN
  • DIP
    • DATA INFORMASI PUBLIK BERKALA
    • DATA INFORMASI PUBLIK SETIAP SAAT
    • DATA INFORMASI PUBLIK SERTA-MERTA
    • DATA INFORMASI PUBLIK DIKECUALIKAN
  • SAQ
    • Sarpras
    • Jenis Info
    • Kualitas Info
    • Digitalisasi
    • Komitmen Org
    • PBJ
  • PPID PELAKSANA
  • 07 Juli 2026
  • By Admin PPID

Chandra : Beasiswa Garuda Cair Mulai Pekan Depan

PATI - Pemerintah Kabupaten Pati memastikan pencairan Beasiswa Garuda yang tertunda selama tiga bulan akan dimulai pekan depan. Kepastian itu disampaikan Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, usai menggelar audiensi dengan perwakilan mahasiswa dan orang tua penerima Beasiswa Garuda di Ruang Kembangjoyo, Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Pati, Senin (6/7). Pemkab juga menegaskan program tersebut akan tetap dilanjutkan hingga penerima menyelesaikan pendidikan.
 
Chandra mengatakan pemerintah daerah berkomitmen menjaga keberlangsungan program beasiswa sebagai salah satu strategi pengentasan kemiskinan melalui pendidikan. Menurutnya, seluruh mahasiswa penerima tetap akan memperoleh haknya sesuai ketentuan yang berlaku.
 
"Rencana minggu depan sudah kami laksanakan pengiriman tiga bulan yang tertunda. Untuk tiga tahun ke depan hak mereka akan tetap diperoleh sebagaimana sebelumnya. Kami juga sedang memperbaiki regulasi agar program ini semakin kuat dan berkelanjutan," ujar Chandra.
 
Ia menjelaskan keterlambatan pencairan bukan disebabkan oleh pembiayaan program, melainkan karena sebagian dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari sejumlah perusahaan baru tersedia pada akhir Juni hingga awal Juli 2026. Selama ini, pembiayaan Beasiswa Garuda masih bergantung pada dukungan CSR sehingga belum memiliki kepastian pembiayaan setiap tahun.
 
“Kami tidak ingin terus bergantung pada CSR. Ke depan kami menyiapkan dasar hukum agar pembiayaan beasiswa dapat didukung APBD sehingga keinginannya lebih terjamin,” tegas Chandra.
 
Pemkab Pati juga telah berkoordinasi dengan Bank Jateng dan Baznas Kabupaten Pati untuk memastikan pencairan bantuan biaya hidup bagi 183 mahasiswa penerima. 
 
Sementara itu, Pramudjianto, Pimpinan Bank Jateng Cabang Koordinator Pati pun memberikan dukungan terhadap permohonan beasiswa tersebut. “Dari total alokasi CSR Bank Jateng tahun 2026 sebesar Rp1,5 miliar untuk berbagai kegiatan sosial, beasiswa bagi mahasiswa kurang mampu dan berprestasi tetap menjadi salah satu prioritas sesuai ketentuan yang berlaku”, terangnya. 
 
Sementara itu, pendamping orang tua mahasiswa, Dedi Gunawan, mengapresiasi audiensi yang difasilitasi Pemkab Pati. Ia berharap kepastian pencairan beasiswa dapat memberikan ketenangan bagi 183 mahasiswa penerima yang selama tiga bulan terakhir menunggu realisasi bantuan biaya hidup tersebut.
 
Melalui langkah tersebut, Pemerintah Kabupaten Pati menegaskan bahwa program Beasiswa Garuda akan terus dipertahankan sebagai investasi sumber daya manusia. Pemkab juga akan memperluas sumber pembiayaan dan memperkuat penguatan agar kelangsungan beasiswa tidak lagi bergantung sepenuhnya pada dana CSR.





Powered by Froala Editor

Memperoleh informasi adalah hak asasi manusia, dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Pasal 28 f, disebutkan bahwa setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya, serta berhak untuk mencari, memperoleh, memiliki, dan menyimpan informasi dengan menggunakan segala jenis saluran yang tersedia.

Link Terkait

  • Darsini
  • Open Data
  • SPBE

Waktu Pelayanan

Senin - Kamis
08.00 - 14.30 WIB
Jum'at
08.00 - 12.00 WIB
Telp.
(0295) 381127
Fax.
(0295) 386014

Lokasi

Dinas Komunikasi dan Informatika

JL. RA. Kartini No. 1A Pati,
Jawa Tengah, Kode Pos : 59111